Lingkungan hidup sebagaimana dijabarkan dalam Undang-undang nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan mahluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta mahluk hidup lainnya.

Seiring dengan percepatan laju pembangunan dan trend globalisasi yang melanda dunia saat ini, dinamika persoalan lingkungan hidup menjadi semakin meningkat dan kompleks. Masalah lingkungan hidup muncul sebagai konsekuensi logis dari interaksi manusia dalam upaya mengelola sumber daya alam untuk memenuhi kesejahteraan hidupnya yang cenderung meningkat.

Namun disisi lain eskalasi pembangunan yang semakin meningkat mengandung resiko terhadap terjadinya pencemaran dan perusakan lingkungan hidup, struktur dan fungsi dasar ekosistem yang menjadi penunjang kehidupan, jika tidak ingin dikatakan rusak maka semakin terdegradasi dan mengalami penurunan kualitasnya. Pencemaran dan perusakan lingkungan hidup tersebut, pada giliranya akan menjadi beban sosial, masyarakat dan Pemerintah dalam upaya menanggung pemulihannya.

Persoalan lingkungan hidup dalam dua dasawarsa terakhir ini semakin intens menjadi perhatian masyarakat, bukan hanya secara lokal maupun nasional saja, melainkan menjadi perhatian serius dari masyarakat dunia internasional. Berbagai macam konferensi Tingkat Tinggi sudah beberapa kali dilakukan, bahkan telah menjadi komitmen dunia yang dituangkan dalam Millenium Development Goals(MDGs), atau Deklarasi Milenium yang merupakan hasil dari kesepakatan 189 kepala negara dan perwakilan dari negara Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang mulai dijalankan pada September 2000, yang berisikan delapan butir tujuan untuk dicapai pada tahun 2015. Targetnya adalah tercapainya kesejahteraan rakyat dan pembangunan masyarakat pada 2015. Target ini merupakan tantangan utama dalam pembangunan di seluruh dunia, yang berisi komitmen komunitas internasional untuk mencapai delapan buah sasaran pembangunan dalam Milenium ini, sebagai satu paket tujuan yang terukur antara pembangunan dan pengentasan kemiskinan. Dari delapan buah sasaran tersebut lingkungan hidup merupakan sasaran ke tujuh, yaitu memastikan kelestarian lingkungan hidup melalui integrasi prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan dalam kebijakan setiap negara dan program untuk mengurangi hilangnya sumber daya lingkungan.

Situasi seperti ini menuntut adanya peningkatan komitmen dari Pemerintah, baik Pusat maupun Daerah untuk mampu berperan dalam pengelolaan lingkungan hidup secara holistik, terpadu, terintegrasi dalam upaya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Dalam RPJP Nasional 2005 - 2025, pembangunan bidang SDA dan Lingkungan Hidup diprioritaskan pada Perbaikan Kualitas Lingkungan Hidup, yang diuraikan dalam dua fokus prioritas, yaitu :

  1. Pengendalaian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup
  2. Peningkatan Kapasitas Pengelolaan SDA dan Lingkungan Hidup.

Untuk mencapai prioritas dalam RPJP Nasional tersebut, maka arah kebijakan yang akan dicapai dalam RPJM Nasional 2010 - 2014 diarahkan melalui kebijakan SDA dan Lingkungan Hidup pada :

  • Penguatan kelembagaan dan peningkatan kesadaran masyarakat yang ditandai dengan berkembangnya proses rehabilitasi dan konservasi SDA dan lingkungan hidup yang disertai dengan menguatnya partisipasi aktif masyarakat
  •  

  • Terpeliharanya keanekaragaman hayati dan kekhasan sumber daya alam tropis lainnya yang dimanfaatkan untuk mewujudkan nilai tambah, daya saing bangsa, serta modal pembangunan nasional pada masa yang akan datang
  •  

Sehubungan dengan hal tersebut sangat diperlukan visi, misi dan strategi pengelolaan lingkungan hidup yang responsif dalam melaksanakan otonomi daerah dan sejalan dengan visi Kabupaten Sambas 2011 – 2016, yaitu :

 “TERWUJUDNYA SAMBAS YANG MANDIRI, BERPRESTASI, MADANI DAN SEJAHTERA MELALUI BELA TERPIKAT TERIGAS”Visi Kabupaten Sambas

  • Info BLHD Kalbar
  • Most Popular
08 Sep

Dampak Sampah Plastik ...

Persoalan sampah menjadi masalah serius terutama dikota, terlebih sampah plastik yang membutuhkan ...

Read More...

Slogan Lingkungan Hidup ...

Slogan Lingkungan Hidup Tahun 2013

Read More...

Kantor BLH Sambas

Kantor Badan LIngkungan Hidup Kabupaten Sambas

Read More...

Program Adipura Kota ...

Program Adipura Kota Sambas yang diselenggarakan oleh BLH Kab. Sambas

Read More...

Hubungi Kami

SambasBLH 
Kabupaten Sambas
Jl. Sukaramai  
 
Telp.    0562-393124  
Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

BLH Kabupaten Sambas

Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sambas merupakan unsur penunjang Pemerintah Daerah yang mempunyai tugas membantu Kepala Daerah untuk melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang lingkungan hidup sesuai dengan lingkup tugasnya. Read details

Exclusive Email Offers

Get exclusive Millennium & Copthorne offers delivered right to your inbox

Segenap jajaran Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sambas Mengucapkan Selamat Datang di website BLH Kabupaten Sambas, Terima kasih atas kunjungan anda...

Login member

Selamat datang... Silahkan masukkan user Id dan Password anda...

Terima kasih atas partisipasi anda...

Statistics

OS:  
Linux t
PHP:  
5.5.37
MySQL:  
5.5.58-cll
Time:  
18:52
Caching:  
Disabled
GZip:  
Disabled
Visitors:  
8972
Articles:  
59
Web Links:  
5
Articles View Hits:  
85489

Who's Online

We have 66 guests and no members online

Search

Smart Search

Live chat

To help us serve you better, please provide some information before we begin your chat.